DESKRIPSI TENTANG TANAMAN KAKAO

26 04 2008

Theobroma Cacao merupakan tanaman asing berpohon kecil yang tumbuh di hutan hujan tropis di Amerika. Pengembangan tanaman kakao membutuhkan penaung yang lebat. Tanaman kakao berasal dari rumpun tanaman yang berada di sepanjang aliran sungai di Amazon sebelah timur pegunungan Andes.

Naungan tanaman kakao harus lembab dengan pepohonan yang lebat. Tanaman kakao secara alami tumbuh pada daerah yang masih alami (belum dijamah oleh manusia) Pohon kakao dapat hidup selama 100 tahun tetapi tanaman tersebut hanya mampu berproduksi sampai berumur 60 tahun.

Ketika tumbuh secara alami  dari benih tanaman kakao memiliki akar tunggang sedalam 2 meter. Sebagian besar tanaman kakao dikembangkan secara vegetatif sehingga tanaman tersebut tidak berakar tunggang. Tanaman kakao tumbuh setinggi 15 meter, tetapi di dalam budidaya tanaman kakao harus dilakukan pemangkasan untuk mempermudah pemanenan.

Daun tanaman kakao berwarna hijau muda yang cerah, membujur kira-kira 15 cm. Daun-daun tua tanaman kakao harus melindungi daun-daun muda dari terik matahari. Karena daun-daun muda yang berwarna kemerahan itu rentan terhadap cahaya matahari. Daun-daun ini menggantung secara vertikal untuk memperkecil terhadap sengatan sinar matahari. Betapa menariknya fenomena ini, daun-daun kakao dapat bergerak memutar 90 derajat dari vertikal ke horisontal dan kembali pada posisi semula untuk menyesuaikan terhadap sinar matahari serta melindungi daun-daun muda.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: